Misteri kamar hotel 339
Pada saat liburan musim panas, Arya dan ayahnya pergi berlibur ke bali. Mereka berencana menginap di hotel yang dibangun sejak tahun 1910, hingga saat ini hotel ini masih berdiri kokoh, tapi hotel itu juga terkenal karena keangkerannya dan menyimpan banyak misteri. Ayahnya seorang penulis, sedangkan Arya seorang siswa SMA kelas 12. Ibunya telah meninggal sejak ia dilahirkan.
Mereka tiba di sebuah hotel yang tua, pada saat mereka memesan kamar hotel, penjaga itu berkata
"Maaf pak, sebaiknya bapak jangan memilih kamar dengan nomor 339!"Kata penjaga itu.
"Emang kenapa?"kata ayah Arya.
"Soalnya kamar itu dikenal keangkerannya pak."Kata penjaga itu.
Tapi ayah Arya tidak percaya dengan perkataan penjaga itu tadi, ia mengira itu cuma cerita saja dan berisikeras memilih kamar hotel itu.
Akhirnya penjaga itu menuruti kemauan ayah Arya. Sebaliknya Arya malah percaya kalau itu memang nyata, mereka lalu tiba tiba disebuah kamar hotel nomor 339. tapi keanehan pun terjadi, pintu itu terbuka dengan sendirinya, tapi ayah Arya berpikir itu cuma terkena angin. Tapi Arya merasa ketakutan.
"Ayah, aku melihat pintu itu terbuka dengan sendirinya." Jawab Arya dengan takut.
"Sudahalah Arya, itu cuma angin yang membuat pintu itu terbuka dengan sendirinya."Kata ayah Arya.
Pada saat mereka masuk, Arya melihat sebuah foto wanita dengan latar belakang yang mengerikan dan ia mengenakan kebaya warna putih. Tampaknya foto itu masih dipajang karena foto itu dibuat 100 tahun yang lalu, tapi ayah Arya mengatakan bahwa sebenarnya wanita itu sangat jelek dan suaranya sangat jelek. Pada saat malam hari, Arya mendengar suara nyanyian sinden di kamar hotel tersebut dan foto wanita itu yang tadinya muka itu terlihat cantik kini terlihat lebih mengerikan.
Arya semakin ketakutan dengan kamar hotel tersebut, tapi ayah Arya tetap santai dan mengira suara itu lewat radio. Pada saat arya pergi ke toilet, tiba tiba ayah Arya merasa sesuatu yang aneh terjadi, ia melihat foto wanita yang semula ada menjadi tidak ada. tiba-tiba Arya mendengar suara ayahnya yang berteriak minta tolong, ternyata kaki ayahnya ditarik oleh seorang arwah yang tak lain adalah wanita di foto itu.
Ternyata arwah itu adalah seorang penyanyi sinden yang terkenal. Ia mulai dikenal sejak ia mulai berkarir, tapi karena ia dikhianati oleh penggemarnya karena perbuatan yang jahat dan suka mengancam penggemarnya, maka ia bunuh diri kamar hotel 399. Sejak itu, arwahnya tidak tenang karena setiap ada orang yang menjelek-jelekkan dia dan mengkhianatinya, maka ia mulai membunuh orang yang mengkhianatinya.
Arya mencari akal untuk menghilangkan wanita itu selama-lamanya, ia menemukan sebuah salib dan benda yang sangat tajam itu. Sementara itu ayahnya sedang diikat di kursi oleh arwah itu, arwah itu mengatakan bahwa ia akan mati karena mengkhianatinya dan menjelek-jelekkannya. Arya mulai masuk ke kamar mandi dan ia mulai menusuknya secara diam-diam
Tapi, arwah itu tau bahwa Arya akan membunuhnya, maka arwah itu mulai menahan pisau tersebut dan ia mulai melukai Arya, Arya melihat benda tajam lainnya yang tergeletak. Arya pun mengambil benda tajam tersebut dan ia mulai menempelkan salib ke dahi arwah tersebut dan menusuknya sampai menghilang.
Arya pun menolong ayahnya melepaskan ikatan itu, ayahnya meminta maaf kepada Arya karena ia tidak percaya padanya bahwa kamar itu sebenarnya angker, Arya memaafkan ayahnya dan pada keesokkan harinya, mereka memutuskan untuk tidak mengunjungi hotel itu lagi, mereka memilih untuk menginap di hotel yang nyaman dan bagus.
Guys, kita tau bahwa kita menganggap cerita orang lain tersebut cuma bohongan saja, tapi bisa juga menjadi kenyataan. So, mulai sekarang kalian harus memikirkan pendapat orang lain. Demikianlah ceritaku yang mengerikan ini semoga kalian tidak memikirkan hal ini lagi. Goodbye! Muahahahahaha.............
Evita Bunardi - IX C
Narasumber : Tidak diketahui
"Ayah, aku melihat pintu itu terbuka dengan sendirinya." Jawab Arya dengan takut.
"Sudahalah Arya, itu cuma angin yang membuat pintu itu terbuka dengan sendirinya."Kata ayah Arya.
Pada saat mereka masuk, Arya melihat sebuah foto wanita dengan latar belakang yang mengerikan dan ia mengenakan kebaya warna putih. Tampaknya foto itu masih dipajang karena foto itu dibuat 100 tahun yang lalu, tapi ayah Arya mengatakan bahwa sebenarnya wanita itu sangat jelek dan suaranya sangat jelek. Pada saat malam hari, Arya mendengar suara nyanyian sinden di kamar hotel tersebut dan foto wanita itu yang tadinya muka itu terlihat cantik kini terlihat lebih mengerikan.
Arya semakin ketakutan dengan kamar hotel tersebut, tapi ayah Arya tetap santai dan mengira suara itu lewat radio. Pada saat arya pergi ke toilet, tiba tiba ayah Arya merasa sesuatu yang aneh terjadi, ia melihat foto wanita yang semula ada menjadi tidak ada. tiba-tiba Arya mendengar suara ayahnya yang berteriak minta tolong, ternyata kaki ayahnya ditarik oleh seorang arwah yang tak lain adalah wanita di foto itu.
Ternyata arwah itu adalah seorang penyanyi sinden yang terkenal. Ia mulai dikenal sejak ia mulai berkarir, tapi karena ia dikhianati oleh penggemarnya karena perbuatan yang jahat dan suka mengancam penggemarnya, maka ia bunuh diri kamar hotel 399. Sejak itu, arwahnya tidak tenang karena setiap ada orang yang menjelek-jelekkan dia dan mengkhianatinya, maka ia mulai membunuh orang yang mengkhianatinya.
Arya mencari akal untuk menghilangkan wanita itu selama-lamanya, ia menemukan sebuah salib dan benda yang sangat tajam itu. Sementara itu ayahnya sedang diikat di kursi oleh arwah itu, arwah itu mengatakan bahwa ia akan mati karena mengkhianatinya dan menjelek-jelekkannya. Arya mulai masuk ke kamar mandi dan ia mulai menusuknya secara diam-diam
Tapi, arwah itu tau bahwa Arya akan membunuhnya, maka arwah itu mulai menahan pisau tersebut dan ia mulai melukai Arya, Arya melihat benda tajam lainnya yang tergeletak. Arya pun mengambil benda tajam tersebut dan ia mulai menempelkan salib ke dahi arwah tersebut dan menusuknya sampai menghilang.
Arya pun menolong ayahnya melepaskan ikatan itu, ayahnya meminta maaf kepada Arya karena ia tidak percaya padanya bahwa kamar itu sebenarnya angker, Arya memaafkan ayahnya dan pada keesokkan harinya, mereka memutuskan untuk tidak mengunjungi hotel itu lagi, mereka memilih untuk menginap di hotel yang nyaman dan bagus.
Guys, kita tau bahwa kita menganggap cerita orang lain tersebut cuma bohongan saja, tapi bisa juga menjadi kenyataan. So, mulai sekarang kalian harus memikirkan pendapat orang lain. Demikianlah ceritaku yang mengerikan ini semoga kalian tidak memikirkan hal ini lagi. Goodbye! Muahahahahaha.............
Evita Bunardi - IX C
Narasumber : Tidak diketahui
Tidak ada komentar:
Posting Komentar